Biduk Lalu Kiambang Bertaut

Biduak lalu Kiambang batawuik. Kontestasi pemilihan bupati wakil bupati Kabupaten Pasaman barat telah berakhir.  Mahkamah konstitusi telah memutuskan menolak gugatan pasangan 02 Dalius – Herimeldi. Dengan demikian Pasangan 01 Yulianto- M ikhpan telah sah memjadi bupati wakil bupati pasaman barat periode 2025 – 2030.

Selama berlangsungnya kostestasi tentu tidak jarang menimbulkan gesekan diantara para pendukung masing masing calon. Saling serang, saling sindir , saling mencari kelemahan lawan. Hal ini tentu tidak bisa dielakkan. Suasana panas dan penuh ketegangan sering terjadi di akar rumput demi mendukung dan paslon masing masing.

Menyikapi hal tersebut kita telah diajarkan oleh orang tua tua kita untuk selalu mengambil sisi positif nya .  Basilang kayu dalam tungku disinan nasi mangko masak. Dengan persilang sengketaan , perselisihan pemdapat itu menghasilkan suatu keputusan yang baik.

Perhelatan telah usai. Bupati- wakil bupati 2025 -2030 sudah diputuskan yaitu pasangan Yolianto M.Ikhpan. Bagi yang menang selamat menjalankan amanah, yang kalah tentu berlapang dada.

Selanjutnya Pepatah mengatakan Biduak lalu, kiambang batawuik. Hasil sudah didapatkan, maka mari tautkan kembali kebersamaan dan rasa persaudaraan .

Kok ado nan talatuang kanaik, tagisiak katurun tentu selayaknya saling bemaafan.

Selamat bekerja Pak Bupati dan Pak Wakil bupati. Ambiak contoh kanan sudah, ambiak padoman ka nan bana. Hindari Politik BALAS DENDAM.

Selama ini itulah yang sering terjadi di Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat. Bentuk balas dendam berupa Pemecatan para pejabat secara sewenang wenang tanpa mempedomani aturan aturan yang berlaku. Pengangkatan pejabat baru yang hanya didorong oleh pertimbangan kedekatan tampa meletakkan The Right man on the ringht place, tak jarang terjadi kriminalisasi tehadap lawan politik bahkan yang lebih miris kebijakan disriminatif kepada kelompok dan daerah tetentu yang dianggap kontra.

Politik balas dendam (vendetta) akan merusak sendi kehidupan, pekerjaan dan karir ASN. Merusak sistim pemerintahan yang bersih bahkan merusak demokrasi. Bahaya lagi Politik balas dendam merusak keharmonisan sosial dengan memicu kebencian dan perpecahan dalam masyarakat.

Salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi politik balas demdam adalah merangkul semua komponen, menumbukan budaya kebersamaan. Bersama sama membangun Daerah. Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, kabukik samo mandaki,kalurah Samo manurun. Tatungkuik Samo makan tanah , tatilantang samo minum ambun. Semoga pasaman barat semakin maju dan sejahtera ( yose)

Bagikan

Related posts